Sasha
Nabila Ayunanda (15517531)
1PA09
Matematika
dan Ilmu Alamiah Dasar
· KOMUNIKASI
E-MAIL
1. Sejarah
E-mail
Awal sejarah email
atau surat elektronik bermula tahun 1968 dengan lahirnya sebuah metode komunikasi
jaringan ARPANET yang selanjutnya disebut Internet. ARPANET sendiri adalah
proyek yang semula bertujuan untuk menciptakan sebuah metode komunikasi antara
institusi militer dan pendidikan satu sama lain. Kemudian pada tahun 1971,
seorang insinyur bernama Ray Tomlinson ditugaskan
dalam program yang disebut SNDMSG (Send
Message).
Program ini (e-mail) bukanlah program baru, karena
sebenarnya program tersebut sudah ada sejak pada tahun silam. Dilihat dari standar masa kini,
program tersebut bisa dikatakan lebih primitif. Apa yang bisa dilakukan oleh
program tersebut hanyalah saling
mengirim pesan kepada sesama pengguna dalam satu mesin yang sama. Ketika
pengguna membuat pesan atau dokumen dalam bentuk teks, selanjutnya pesan
tersebut akan dikirimkan ke dalam kotak surat yang ada pada mesin itu.
Dia (Roy) terus
bereksperimen hingga dengan SNDMSG tersebut dapat mengirim sebuah pesan kepada
komputer lain dengan menggunakan File Protokol bernama CYPNEY didalam jaringan
ARPANET. Itulah awal mula diciptakanya email. email pertama yang berhasil Ray
kirim adalah sebuah pesan yang berisikan sebuah kata “QWERTYUIOP”. Dan ini
menjadi email pertama di dunia. Pada tahun 1972, Ray memperkenalkan sebuah icon
“@” sebagai sebuah identitas email yang memisahkan
user dan domain pada sebuah alamat email. Hingga sekarang penyedia email
berbayar dan gratis kian banyak, dengan berbagai kemampuan dan kelebihan
masing-masing.
Salah satu
program email pertama yang terbesar yang dapat digunakan oleh umum adalah
Eudora. Email ini pertama kali ditulis pada tahun 1988 oleh Steve Dorner. Pada
saat itu ia adalah seorang karyawan di University of Illinois.
Eudora diambil
dari nama almarhum Eudora Welty, seorang penulis dari Amerika. Eudora adalah client email pertama yang menyediakan
antarmuka grafis. Pada saat pertama muncul email ini bersifat gratis, meskipun
kemudian setelah dibeli oleh Qualcomm pada tahun 1994, Eudora menjadi produk
professional.
Seperti
aplikasi lain dalam web, Eudora adalah raja selama beberapa tahun, kemudian
dengan cepat digantikan oleh client
email dari Netscape dan Internet Explorer. Kedua client email tersebut menjadi popular tidak hanya karena mereka
lebih baik dari Eudora, tapi juga karena mereka disediakan secara cuma-cuma dengan
web browser.
2.
Dampak
positif dan negative E-mail
a.
Dampak
positif
-
bisa
berkomunikasi jarak jauh
-
sebagai
alat komunikasi dan untuk menyelesaikan tugas
b.
Dampak
negatif
-
rentan
terjadi kejahatan apalagi saat ini banyak bermunculan berita tentang peretasan
password dan akun email
3.
Permasalahan
yang timbul
Yaitu tidak bisa menerima dan mengirim email, pastikan bahwa
username milik seseorang yang sedang anda tuju itu diketik dengan benar.
4. Review
dari penulis
Melihat fenomena yang ada di zaman millenial ini yaitu zaman
yang dipenuhi gadget dan berbagai alat
elektronik lainnya, pastinya kita tidak bisa yang namanya lepas dari ponsel
atau istilah keren-nya yaitu smartphone. The world in your hand, begitulah
ungkapan dibanyak iklan smartphone terbaru
yang muncul belakang ini. Dunia berada digenggaman kita. Yup, benar sekali.
Ketika anda bisa mencari segala-galanya dengan berbagai jenis pemecahan masalah
yang pada saat itu juga tidak perlu payah untuk mencari buku panduan atau
keluar rumah hanya untuk mencari cara menyelesaikannya. Sedangkan anda memiliki
‘dunia kecil’ yang sedang anda pakai sekarang.
Membahas
tentang smartphone, pastinya kita
juga mempunyai segala apapun yang bisa dibuat untuk berkomunikasi tanpa harus
bertemu dengan orangnya langsung, contohnya dengan aplikasi skype yang dimana kita bisa melakukan video call, dan jangankan untuk aplikasi
khusus, tidak perlu lagi untuk meng-install
skype jika semua social media mempunyai
fitur untuk video call juga, zaman
sudah canggih bukan?
Beralih
ke salah satu alat komunikasi yang tidak kalah canggih dari Line, Instagram, Twitter, dan
sebagainya, yaitu ada email, dimana
kita sekarang bisa mengaksesnya dari segala jenis smartphone kita, tentu bahwa setiap ponsel akan dipenuhi fitur
permanen seperti Play store yang
dimana sudah terdapat instalasi Gmail
didalamnya. Tempat kita bisa meng-attach
file jenis apapun dan bisa mengirimkan file/ dokumen tersebut tidak peduli
akan berapa jauh jarak antara sender dan
receiver, asalkan anda sendiri
mempunyai akses internet yang kuat dan tidak salah dalam mengetikkan username.
Jikalau
membahas tentang kekurangan ya pastinya segala sesuatu mempunyai kekurangan.
Dampak negatif pun tidak dapat dihindari, the
perks when you don’t have to always bring ur laptop everytime youre going
outside, kita tidak bisa menyalahkan keadaan dimana kita harus terpaksa
dengan situasi yang bernama ‘mendadak’, contoh: kalian harus mengirimkan sebuah
file attachment pada saat itu juga,
padahal keadaan saat itu kalian tidak membawa laptop. Oke, kalau pada saat itu
kalian akan berfikir untuk mengirimkan file tersebut dengan menggunakan handphone yang kalian punya, namun perlu
diketahui juga bahwa tidak semua handphone
di lengkapi Gmail yang lengkap. Maksud dari lengkap disini adalah Gmail
bisa untuk meng-attach file, dan ada
beberapa tipe ponsel Gmail-nya tidak dilengkapi fitur attachment.
Contohnya
pada Gmail yang ada pada penulis review ini, Gmail tidak akan bisa mengirimkan
pesan/ file lewat email dengan ukuran attachment
yang besar, sedangkan jika kita menggunakan laptop, file besar tersebut
akan langsung dirujuk untuk mengupload file tersebut di google drive kita, maka
dari itu akan lebih leluasa jika kita mengirimkan suatu file dengan menggunakan
gmail lewat laptop atau personal computer.
Dan
hati-hati juga yang namanya dengan peretasan atau hack, yang pastinya kebanyakan orang tahu akan istilah tersebut.
Email sangat mudah diretas, apalagi jika kita membuka email kita disembarang
tempat, email sendiri akan merujuk ke username
gmail kita dan tentunya kita akan log
in dengan password. Jika kita
membuka di sembarang drive, data kita
akan tersimpan didalam drive tersebut
sebagai histori, maka dari itu tidak cukup hanya dengan meng-close program web maka kita berfikir
bahwa akun email kita akan keluar sendirinya, itu salah.
Untuk
pengguna akun email, berhati-hatilah jika kalian sedang membuka akun drive di gadget yang bukan punya kalian sendiri, jangan lupa untuk log out dan hapus historinya, bahwa
peretasan adalah salah satu dari cybercrime
yang dimana data kita akan disalahgunakan untuk hal yang tidak diinginkan.
DAFTAR PUSTAKA
1. http://www.asalasah.com/2012/02/sejarah-dan-perkembangan-email.html
(diakses Jumat, 20 April 2018, pukul 18:53 PM)
2. http://mongkiki.com/support/knowledgebase/masalah-pada-email-dan-solusinya/
(diakses Jumat, 20 April 2018, pukul 19:17 PM)
♫♫♫♫♫♫♫
· TRANSPORTASI
SEPEDA
1. Sejarah
Sepeda
Dalam berbagai
informasi dan catatan sejarah ditemukan nama Baron Karl Drais von Sauerbronn,
sebagai penemu sepeda. Siapa sebenarnya Baron Karls Drais von Sauerbronn ini?
Baron Karl Drais
von Sauerbronn atau lebih dikenal dengan Karl Drais lahir pada tanggal 29 April
1785 di Karlsruhe, Jerman. Ia berprofesi sebagai Kepala Pengawas Hutan. Untuk
menunjang tugasnya sebagai Kepala Pengawas Hutan ia membutuhkan alat transportasi
dengan mobilitas tinggi.
Didasari oleh
kebutuhan tersebut, Karl Drais kemudian berhasil menciptakan sebuah terobosan
yang sangat penting untuk sarana transportasi. Bentuk awal sepeda yang
diciptakan pada masa itu adalah sepeda beroda tiga tanpa pedal.
Karls Drais
melakukan perjalanan pertamanya pada 12 Juni 1817, dari Mannheim ke
Schwetzinger Relaishaus. Perjalanan keduanya dari Gernsbach ke Baden juga
dilakukan pada tahun yang sama. Dengan kendaraannya ini Karl Drais dilaporkan
mampu melaju lebih cepat. Perjalanan perdana dengan sepeda buatannya ini telah
diliput dan dimuat di koran lokal Jerman pada tahun 1817. Karl Drais sendiri
memberi nama sepeda ciptaannya ini dengan Draisienne.
Popularitas Draisienne tidak berlangsung lama. Karena, setelahnya bermunculan
jenis-jenis sepeda baru dengan keunggulannya masing-masing.
Berkat ide dan
kreativitasnya ini, Karls Drais dianugerahi gelar Duke pada tanggal 12 Januari
1818. Selain itu, Grand Duke Karl Drais juga ditunjuk sebagai profesor
Mekanika. Gelar ini merupakan gelar kehormatan yang tidak ada kaitannya dengan
universitas atau pun lembaga lain. Ketika pensiun dari layanan sipil, Karl
Drais tetap menerima gaji sebagai bentuk imbalan jasanya sebagai penemu
sepeda.
2. Dampak
negatif dan positif
a. Dampak
positif
Pastinya ya tidak lain dan tidak
bukan dapat mengurangi polusi udara ‘kan? Tepatnya juga sepeda tidak akan
mengeluarkan gas pembuangan macam apapun. Terlebih, dengan bersepeda bisa
membuat tubuh kita sehat dan menguatkan otot. Keuntungan dari bersepeda bisa banyak
kita dapatkan, selain berolahraga, bersepeda juga hemat ongkos pastinya dong? Tidak
musti harus keluar uang untuk membeli bahan bakar atau sebagainya, cukup
memeriksa keadaan ban yang kemps atau tidak dan juga keadaan rantai yang
longgar atau tidak, kalau sudah, kalau begitu sepeda siap di pakai, bos!
b. Dampak
negatif dan permasalahan yang timbul
Pasti kalau sudah membicarakan
negatif, orang-orang kebanyakan akan berpikir kalau bersepeda cuman bisa nyape-nyapein aja, pendapat macam itu juga bener kok, gengs. Disini emang tergantung
adanya kemauan atau niat apa enggak,
hehehe.
Dampak negatif yang lainnya pasti
tidak efisien ya, bersepeda itu tidak hanya lama dan yang pastinya akan memakan
banyak waktu untuk melakukannya. Semisal, anda ada janji jam 7 pagi, kalau
tempatnya tidak jauh mungkin tidak masalah, tapi anda harus menyiapkan waktu
agar bisa sampai disana tepat waktu. Memang karena bersepeda juga bukan pilihan
alternatif yang bisa dipilih pada zaman sekarang. Kalau tidak ada kendaraan
motor atau mobil, sekarang tinggal pasang aplikasi gojek, grab atau uber, semuanya sudah serba praktis.
Sepeda bukan hal prioritas untuk pilihan alternatif pada zaman now.
DAFTAR
PUSTAKA
1. http://informasitips.com/sejarah-dan-penemu-sepeda
(diakses pada tanggal 21 April, 2018, pukul 05:47 AM)
♫♫♫♫♫♫
Menyimak Progres Eksplorasi Planet Mars di Tahun 2018
Ikhtisar
- Terdapat tiga pihak yang berambisi
melakukan eksplorasi ke Mars, yakni NASA yang didirikan pemerintah Amerika
Serikat, SpaceX milik Elon Musk, serta Mars One yang merupakan perusahaan
dari Belanda.
- Sejumlah teknologi tengah
dikembangkan untuk mendukung misi ke Mars, seperti merancang alat
penghasil oksigen, mempersiapkan roket yang dapat dipakai berulang kali,
serta memanfaatkan rover untuk melakukan kajian awal di
Mars.
- Dengan segala kemajuan teknologi
yang tengah berlangsung, misi pengiriman manusia ke Mars diperkirakan
dapat terjadi pada sekitar tahun 2030 mendatang.
Ekspedisi
ke Mars telah menjadi impian umat manusia sejak abad ke-19. Dahulu hanya
terwujud sebagai bahan kisah fiksi dan film, kini perjalanan ke Mars sudah semakin dekat menuju
realitas. Berbagai perusahaan aeronautika berlomba menciptakan roket untuk
“misi suci” ini, seperti yang bisa kamu lihat dari maraknya berita uji coba
sepanjang 2017 lalu.
Ekspedisi
ke Mars adalah sebuah penorehan sejarah baru. Selain merupakan ekspedisi
antariksa terjauh, planet Mars memiliki banyak keistimewaan yang membuatnya
begitu menggoda untuk dijamah. Yuk, intip apa saja kelebihan planet Mars, dan
bagaimana kemajuan ekspedisinya sejauh ini!
Mengapa
memilih Mars?
Ada
alasan kuat mengapa dunia antariksa begitu tertarik dengan Mars. Salah satunya,
menurut NASA, yaitu karena Mars adalah planet dalam tata surya kita yang paling memungkinkan untuk didatangi di luar Bumi.
Mars
sebetulnya bukan planet yang paling dekat dari Bumi. Planet terdekat
adalah Venus. Sayang, jarak yang dekat dari matahari, ditambah efek
rumah kaca dari atmosfernya, menjadikan Venus planet terpanas dalam tata surya
dengan temperatur permukaan hingga lebih dari 460 derajat Celcius!
Di titik terdekatnya pun, Mars dan Bumi
terpisah sejauh 56 juta kilometer.
Sementara
itu, permukaan Mars memiliki temperatur rata-rata -63 derajat Celcius. Tidak
jauh berbeda dengan Kutub Selatan di Bumi. Di titik paling hangat, Mars bahkan
bisa mencapai suhu 30 derajat Celcius. Suhu demikian membuat Mars cenderung
lebih mudah dijelajahi.
Alasan
kedua adalah kondisi planet Mars menunjukkan adanya kemungkinan makhluk hidup bisa tinggal di sana. Saat ini memang belum ditemukan makhluk hidup di Mars,
tapi banyak tanda-tanda yang memberi sinyal positif.
Keberadaan
es di kutub-kutub Mars menandakan keberadaan air di permukaan planet. Hasil
pengamatan dari satelit Mars Global Surveyor pun
menunjukkan kemungkinan adanya air di bawah tanah. Ditambah lagi, atmosfer Mars
yang tersusun mayoritas dari karbon dioksida merupakan tanda adanya karbon yang
penting bagi makhluk hidup.
Ekspedisi ke Mars
memungkinkan penelitian lebih jauh, dan para ilmuwan NASA meyakini penelitian
ini akan bermanfaat besar. Tak hanya mengenal Mars secara menyeluruh, bisa jadi
kita juga akan mendapat jawaban tentang asal-usul serta proses
evolusi manusia, bahkan menjadikan Mars tempat tinggal manusia suatu saat nanti.
Persiapan puluhan tahun
Eksplorasi
Mars tidak sesederhana mengirim manusia ke sana. Ada proses yang perlu
ditempuh, persiapan untuk dirancang, serta tujuan-tujuan lain yang perlu
dicapai untuk bisa memahami Mars secara menyeluruh. NASA memilikiempat target
utama dalam keseluruhan program
eksplorasi Mars ini, yaitu:
- Mencari tahu apakah di Mars ada
(atau pernah ada) kehidupan.
- Memahami proses serta sejarah iklim
Mars.
- Memahami asal-usul serta evolusi
susunan geologi Mars.
- Mengirim manusia ke Mars untuk
eksplorasi langsung.
Beberapa
tujuan di atas sebetulnya sudah tercapai sebagian berkat pemantauan lewat
satelit serta pengiriman robot (rover) untuk eksplorasi otomatis. Lewat eksplorasi Mars yang
tak langsung ini, diharapkan kita bisa memperoleh pengetahuan cukup akan biaya
dan risiko yang ada sebelum mengirim manusia ke sana.
Uni
Soviet adalah negara pertama yang mengirim rover untuk
melakukan eksplorasi Mars pada tahun 1971 lalu. NASA saat ini telah mengirimkan
empat rover yang masing-masing bernama Sojourner, Spirit,
Opportunity, dan Curiosity. Saat artikel ini ditulis, hanya dua rover terakhir
yang masih beroperasi.
Mungkin, beberapa
tahun lagi manusia sudah bisa pergi ke Mars.
Mengirim manusia tidak semudah mengirim rover ke
Mars. Selain masalah logistik (biaya, teknologi, bahan bakar roket, dsb), kita
juga perlu memikirkan rencana jangka
panjang agar manusia yang dikirim ke sana bisa bertahan hidup.
Banyak faktor risiko yang mengancam, antara lain:
- Radiasi sinar kosmik yang merusak,
karena atmosfer Mars tidak setebal Bumi.
- Kerusakan tubuh akibat gravitasi
rendah, termasuk kerusakan tulang, otot, dan mata.
- Tidak ada akses fasilitas medis,
dan risiko kerusakan peralatan medis.
- Efek psikologis dan sosial yang
muncul akibat tinggal di luar angkasa dalam waktu lama.
Ingat,
jarak antara Bumi ke Mars sangat jauh. Di titik terdekatnya pun, Mars dan Bumi
terpisah sejauh 56 juta kilometer. Untuk perjalanan saja, ekspedisi ke Mars
akan makan waktu sekitar satu tahun. Artinya para astronot yang berangkat harus
tinggal di dalam pesawat selama setahun penuh, dengan segala bahaya dan
keterbatasannya.
Saat
sudah mendarat pun, masih banyak hal yang perlu dipikirkan. Bagaimana cara
mereka mendapat makanan? Bagaimana cara bertahan di suhu dingin? Dari mana
listrik didapatkan? Di tahun 2018 ini sebagian masalah sudah mulai terjawab,
dan mungkin, beberapa tahun lagi manusia sudah bisa pergi ke Mars.
Para
pionir masa kini
Ada
tiga badan antariksa utama yang saat ini tengah mempersiapkan misi ekspedisi ke
Mars, yaitu NASA, SpaceX, dan Mars One. Masing-masing memiliki
target dan pendekatan berbeda:
- NASA akan
mengirim satu rover lagi pada tahun 2020. Rover ini
akan menjadi pendukung bagi ekspedisi manusia pada awal tahun 2030-an.
NASA bekerja sama dengan Boeing untuk program ekspedisi ini.
- SpaceX berencana
menciptakan roket reusable bernama BFR (Big Falcon
Rocket). Dengan roket ini, mereka akan mengirim kargo ke Mars pada tahun
2022, dan mengirim manusia pada tahun 2024.
- Mars One ingin
membangun koloni manusia di Mars pada tahun 2032. Mereka akan memanfaatkan
roket-roket milik SpaceX untuk mengirim manusia, rover,
serta perlengkapan tempat tinggal. Perusahaan ini berasal dari Belanda.
Dari
tiga “pemain” tersebut, Mars One berbeda sendiri. Mereka bukan sekadar ingin
mengirim manusia untuk melakukan eksplorasi Mars, tapi ingin mengirim manusia
untuk hidup menetap di sana. Sementara NASA dan SpaceX fokus membuat roket
dan rover, Mars One fokus pada pembuatan perlengkapan keamanan,
logistik, life support, dan perumahan.
Sayangnya hingga kini Mars One masih belum mengumumkan progres berarti
dari proyek mereka. Bahkan sempat beredar kabar bahwa misi Mars One ternyata berbau penipuan.
Di
lain pihak, NASA dan SpaceX terus membuat terobosan baru untuk persiapan
ekspedisi. Salah satu contohnya Kilopower,
generator nuklir mini buatan NASA yang dirancang sebagai pembangkit tenaga
listrik portabel di luar angkasa. Pengembangan reaktor ini sudah mulai sejak
2012, dan kini sedang dalam proses uji coba.
Terkadang peralatan
NASA untuk ekspedisi ke Mars terasa seperti alat milik Doraemon saja.
NASA
juga mengembangkan teknologi bernama MOXIE (Mars
Oxygen In-Situ Resource Utilization Experiment), yaitu alat untuk mengubah
udara di atmosfer Mars—yang sebagian besar terdiri dari karbon dioksida—menjadi
oksigen. Rover yang dikirim pada tahun 2020 nanti akan memiliki perangkat ini.
Masih banyak lagi teknologi
yang dikembangkan NASA untuk ekspedisi Mars. Sensor bahan kimia, radar pemeta
struktur bawah tanah, hingga kamera super untuk mengidentifikasi senyawa
organik di bebatuan. Terkadang peralatan NASA untuk ekspedisi ke Mars terasa
seperti alat milik Doraemon saja.
Sementara
itu riset SpaceX berpusat pada pembuatan roket yang reusable.
Dengan roket reusable, mereka berharap ongkos perjalanan luar angkasa
bisa ditekan. SpaceX berhasil menjadi perusahaan pertama di dunia yang
menggunakan satu roket untuk lebih dari satu kali peluncuran, dengan roket yang
bernama Falcon 9.
Kombinasi
Falcon 9 dan pesawat antariksa bernama Dragon telah mengantar SpaceX ke
berbagai misi peluncuran sukses. Baik itu peluncuran satelit ataupun peluncuran
manusia ke luar angkasa. SpaceX bahkan menjadi perusahaan komersial pertama di
dunia yang berhasil mengunjungi International Space Station (ISS).
Tapi
Falcon 9 adalah roket jarak dekat untuk peluncuran misi di orbit bumi. Untuk
ekspedisi jarak jauh, SpaceX memiliki dua roket lagi: Falcon Heavy dan BFR (Big
Falcon Rocket).
Falcon
Heavy merupakan roket terkuat di dunia saat ini. Lebih kuat daripada roket Saturn V yang
mengirim manusia ke bulan. Roket inilah yang akan digunakan SpaceX
untuk mengirim manusia-manusia pertama ke Mars pada tahun 2024 nanti.
Untuk
jangka panjang, SpaceX berharap BFR dapat menjadi
solusi tunggalyang menggantikan Falcon
9, Falcon Heavy, ataupun Dragon. BFR dirancang sebagai sebuah sistem yang dapat
menjalankan berbagai macam misi luar angkasa, mulai peluncuran satelit,
pengiriman barang ke ISS, misi ke bulan, hingga transportasi dalam Bumi.
Apabila
program SpaceX lancar, maka dalam beberapa dekade mendatang umat manusia akan
memiliki sistem transportasi antar planet yang terstandar, relatif murah,
dan reusable. Tentu saja pelaksanaan tak semudah mengucapkannya.
Tapi memikirkan masa depan seperti itu saja sudah cukup membuat dada
berdebar-debar, bukan?
Eksplorasi
Mars di masa lalu baru terbatas pada pemantauan dari jauh saja. Misi di masa
sekarang berpusat pada pengiriman robot/rover untuk mengenal Mars
lebih jauh. Masa ini sebentar lagi akan usai, dan kita segera bergerak ke tahap
berikutnya yaitu menginjakkan kaki di sana.
Sebagian
orang mungkin meragukan manfaat dari eksplorasi Mars dan ruang angkasa.
Mengingat begitu banyak dana dan bahan bakar terbuang untuk misi-misi ini,
pandangan tersebut wajar saja.
Tapi
manusia adalah makhluk yang tak pernah puas. Jadi bila harus memilih, antara
tetap berpijak di Bumi atau menjelajah langit yang jauh, saya sih akan memilih
yang kedua. Sambil tetap berdoa, semoga kita tidak bertemu alien yang
berbahaya.
(Diedit
oleh Iqbal Kurniawan)
DAFTAR
PUSTAKA
1.
https://id.techinasia.com/progres-eksplorasi-mars-2018 (diakses pada tanggal 21 April 2018, pukul 06:20 AM)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar